Sabtu, 27 Oktober 2012

SALJU


Keduanya memang mirip, tetapi yang satu tidak bisa dimakan, lainnya dimakan setiap saat istimewa. Butiran salju di luar mirip gula halus yang mengubur kue putih salju bikinan tante saya, dingin dan meleleh di mulut. Kuenya pun bisa seakan meleleh di mulut. Rindu padanya membuat saya kembali nyamil, merogoh laci dan mengeluarkan sebungkus rahasia saya: kue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar