Minggu, 22 Juli 2012

Dowa


Zaman dahulu kala, hiduplah seorang putri. Suatu hari, putri sakit parah. Dia berkata pada sahabatnya, "Tunjukkan aku tas Dowa, maka aku akan sembuh lagi."


Maka si sahabat memulai pencariannya. Dia bertanya pada semua orang, tetapi semua menjawab, "Oh, yang gelap dan di bawah gunung itu?" Itu goa.



Sampai akhirnya seorang peri yang baik hati memberitahu bahwa Dowa bisa ditemukan di suatu tempat bernama Godean. Di mana itu? Jogjakarta.


Setelah menemukannya, sahabat pun berlari pulang dan menemui putri dengan tas dowa berwarna kuning sitrun. "Lihat tali-talinya! Lihat saku-sakunya yang banyak. Lihat tutupnya yang bisa dibuka dan tasnya jadi memanjang!" Si putri begitu bahagia hingga akhirnya dia bisa bangkit dari tempat tidur dan sembuh. Mereka pun hidup bahagia selamanya.

Itu cuma terjadi kalau si putri adalah fashionista.
Tapi setidaknya kita bisa ikut menikmati melihat tas Dowa-nya :D


Ceritanya diambil dari cerita rakyat Prancis, begini:
Dulu, seorang pangeran kecil sakit. Dia berkata, "Aku ingin bulan. Ambilkan aku bulan, maka aku akan sembuh." Ambilkan bulan, Bu... Ambilkan bulan, Bu... Tukang roti istana yang cerdik lalu membuat roti berbentuk bulan. Sang pangeran yang menyantapnya langsung sembuh. Agar tetap sehat, dia makan roti itu setiap sarapan. Kebiasaannya diikuti orang Prancis, dan rotinya dinamai croissant.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar