Sabtu, 17 Mei 2014

If I Needed You


If I needed you would you come to me,
Would you come to me, and ease my pain?
If you needed me
I would come to you
I'd swim the seas for to ease your pain

Ini ekspresi yang paling saya suka di film ini.

The Broken Circle Breakdown berkisah tentang sepasang bapak ibu muda yang gadis kecilnya terkena kanker. Pada mulanya mereka menghadapinya bersama, tetapi keadaan bertambah rumit setelah anak mereka meninggal. Si bapak yang tidak percaya Tuhan tidak punya tempat untuk membayangkan ke mana putri kecilnya pergi, dan tidak punya siapa-siapa untuk disalahkan. Si ibu, yang percaya, kehilangan kedekatan dengan si bapak yang polahnya, karena sedih, membuat orang menjauh. Alur ceritanya kadang maju, kadang mundur, namun digambarkan dengan epik. Semua potongan gambar sangat indah dan banyak bercerita.

Si bapak, laki-laki tinggi besar dan berewokan itu, ketika dikabarkan anaknya tiada, dia memasuki pintu kamar rumah sakit. Langkahnya terhenti, ekspresinya bertanya-tanya, "Kenapa?" Rahangnya bergetar. Sekali lagi, kenapa? Kenapa?

Setelah itu mereka sering bertengkar. Di suatu kesempatan mereka menyanyi di atas panggung, dan si bapak mencoba mengulurkan tangan. Kita sama-sama sakit di sini. Tetapi tidak disambut. Sehingga tangan itu kosong.

If I needed you, would you come to me? Would you come for to ease my pain?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar