Senin, 30 Mei 2016

Ibu, apakah dunia ini?

(lampu fade in, menyorot tengah panggung)
(Ning sedang bermain dengan batu-batu. Ekspresi wajahnya polos. Lamat-lama terdengar tembang dolanan) (lampu menyeluruh)

Yo prakonco dolanan ing njobo
Padhang bulan padhange koyo rino
Rembulane sing awe-awe
Ngelingake ojo turu sore-sore

(Ning berlari-lari di atas panggung mengikuti suara, ekspresinya tertarik, seolah sedang bermain dengan sebayanya)

Ayo teman bermain di halaman
Terang bulan terang bagaikan siang
Rembulannya melambai-lambai
Mengingatkan jangan tidur sore-sore

(tembang hampir habis, Ibu memasuki panggung, wajahnya penuh kehangatan)

Ibu: Ning... ayo makan dulu!
Ning: Ya, Ibu.

(Ning menghampiri ibunya, mereka saling tersenyum lalu bergandengan tangan keluar panggun)
(lampu fade out)

(terdengar suara mesin jahit dan Ibu berdeham-deham)
(lampu fade in)
(Ibu sedang menjahit, ekspresinya tenang. Ning duduk di kursi sebelahnya sambil mengamati)

Ning: Ibu bikin apa?
Ibu: Baju.

(hening sejenak)

Ning: Ibu, apakah dunia ini?

Dunia ini adalah persepsi, Nak. Pandangan. Pandanglah dengan nurani yang lurus. Sehingga orang akan mendengar nurani itu dari apa yang kamu perbuat. Pemikiran tak mempunyai kebenaran atau kesalahan yang hakiki, tetapi nurani takkan menyalahi kebenaran atau membenarkan kesalahan. Nurani bicara sendiri.

Ning: Oke... (mengangguk) mmm... Bisa lebih sederhana lagi nggak?
Ibu: Ha ha ha... kamu pasti ngerti kok kalau sudah lebih besar.
Ning: Ibu sih... Pake bahasa tingkat tinggi.
Ning: Bu, aku takut jadi roang dewasa. Aku mau jadi anak-anak, terus sama ibu. Orang dewasa nggak boleh takut, soalnya, siapa yang nanti bilang sama anak-anaknya kalau gelap itu sebetulnya bumi lagi selimutan? Padahal aku masih takut, Bu... Dunia ini begitu besarnya.
Ibu: Ibu ngerti. Kamu tidak perlu takut, Ning... Jadi orang dewasa sama enaknya kok. (tersenyum)
Ning: Sama sulitnya, maksud Ibu.
Ibu: Iya.
Ning: Berarti gampang dong.
Ibu: Lha, gampang nggak jadi anak-anak?
Ning: Nggak terlalu sih...

(lampu fade out)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar